Breaking News

Pengendalian Hama Tanaman Pare

Pare yaitu sayuran dengan warna hijau segar dan tekstur kulit tidak rata serta ada sedikit duri di bagian buahnya. Rasanya yang lumayan pahit namun tidak menyurutkan orang-orang memburu sayuran yang satu ini.

Baca Juga : Cara Menanam Terong Ungu

Pare biasanya tumbuh di daerah yang beriklim tropis namun pada saat modern seperti sekarang ini tidak sedikit masyarakat kehabisan cara untuk membudidayakan tanaman Pare dalam polybag juga. Dengan kandungan antioksidan dan juga kandungan vitamin di dalamnya Pare bisa menjadi alternative menu sehat kita semua ya sahabat. Eits, tapi juga jangan berlebihan.

Pare adalah termasuk tanaman yang kuat dibanding tanaman lainnya sahabat. Pare lebih jarang terkena hama dan penyakit tanaman. Pare yang bisa terserang hama dan penyakit yaitu Pare yang tidak terawat dan kurang nutrisi.

Ada beberapa jenis hama dan penyakit Pare yang bisa kita amati ya sahabat karena sangat berpengaruh terhadap cara penangananya. Pare yang biasa tumbuh dengan segar dan sehat pasti sudah tercukupi nutrisi dan pupuk dari awal penanaman.
Hama dan penyakit bisa muncul karena adanya ketidakseimbangan nutrisi yang ada di dalam Pare terhadap kebutuhan nutrisi pada pertumbuhan Pare. Jadi jika sahabat ajkan menanam Pare pastikan nutrisi dan pupuknya bisa tercukupi dengan baik.

Pengendalian dilakukan apabila tanaman sudah terjangkit hama dan penyakit. Karena pengendalian sangat penting dilakukan sebelum hama dan penyakit menyebar ke tanaman lainnya sehingga mengakibatkan panen yang tidak maksimal dan kondisi buah Pare yang tidak bagus.
Pencegahan juga bisa di lakukan sebelum tanaman Pare terjangkit hama dan penyakit ya sahabat.

Baca Juga : Pemupukan Kacang Panjang

Jenis-Jenis Hama Yang Menyerang Tanaman Pare

1. Lalat Buah .

Lalat buah biasanya cara menyerangnya dengan cara meletakan telurnya kedalam buah Pare. Jika telur didalam buah Pare akan membesar menjadi larva dan memakan buah Pare sehingga busuk dari dalam.
Cara Mengendalikan :
Cara pengendalian Pare yang terserang lalat buah yaitu dengan bahan aktif Raydock 28EC dengan takaran 0,5-1 ml dengan dicampurkan dengan 1 Liter air.

2. Kutu Kebul.

Hama ini yang biasa menghisap cairan daun sehingga Nampak pada daun bercak kuning kecoklatan,mongering,keriting dan akhirnya mati.
Cara Mengendalikan :
Cara pengendalian hama ini dengan bahan aktif Winder 100 EC ; 0,5 ml-1 ml per liter air.
Bisa juga dengan Winder 25WP ; 0,2 – 04 gram per Liter air dengan menyemprotkan ke tanaman bervolume deras. Aplikasi bahan aktif Matrix 200 EC ; 0,75 -1,5 ML per Liter air.

3. Ulat daun dan ulat buah.

ulat ini menyerang jaringan daun dan jika daun sudah terserang otomatis fotosintesis akan terganggu.
Cara Pengendalian :
Cara mengendalikan dengan Turex WP dengan dosis 1-2 gram per Liter di campur dengan Raydox 28 EC; 0,5 – 1 ml per ; Liter air.

4. Layu fusarium.

Daun ada bercak kecoklatan dan pangkal batang basah dan lama-kelamaan akan mati.
Cara Pengendalian :
Bahan aktif Magenta 50 WP dan bisa menggunakan Victory 80 WP ; 1,5 – 3 gram per Liter atau dengan menggunakan Starmyl 25 WP ; 0,2 gram – 0,4 gram per Liter air.

Lakukan pengendalian sesuai dengan gejala yang timbul pada tanaman ya sahabat jangan sampai dosis dan takaran berlebihan atau salah.
Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

About Sa Imam

Check Also

Cara Menanam Jambu Mete

Jambu yang memiliki bentuk unik ini berbeda dengan Jambu biasanya. Letak perbedaannya terletak pada bagian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *