Breaking News

Cara Menanam Kangkung

Assalamu’alaikum wr. wb. Salam sahabat tani, kembali lagi dengan lingkuptani.com. kali ini kita akan membahas bagaimana cara menanam kangkung. Ada dua jenis tanaman kangkung yang ditanam oleh petani yaitu kangkung darat dan kangkung air.

Baca Juga : Cara Menanam Alpukat

Meskipun keduanya mirip namun secara fisik dan rasa berbeda. Dari sisi bisnis kangkung darat memberikan keuntungan lebih kepada para petani. Hal ini bisa terjadi karena budidaya tanaman kangkung yang sangat singkat yaitu 20-25 Hari hingga siap di panen.

Cara Menanam Kangkung Yang Benar

  1. Memilih bibit kangkung yang berkualitas dan cara budidaya kangkung yang benar.
    Tujuan pemilihan bibit berkualitas adalah kita dapat memperoleh hasil tanam yang bagus dan memiliki kualitas yang baik.
  2. Persiapkan lahan
    Buatlah gundukan dengan di cangkul atau menggunakan traktor agar struktur tanah tertata. Buatlah bedengan dengan lebar 100cm dan tinggi 20cm sampai dengan 30cm serta jarak antar bedengan 50-60cm sedangkan panjang bedengan di sesuaikan dengan lahan yang di gunakan.
  3. Taburkan pupuk kandang ke lahan
    Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk kandang, kompos maupun kotoran ayam sebesar 0,5kg sampai 1 kg per meter persegi. Ratakan dan diamkan kompos pupuk selama 2-3 hari sebelum di tanami.
  4. Tahap penanaman
    ` Buatlah alur melintang di atas bedengan dengan jarak sekitar 5cm untuk menaburkan benih kangkung. Setelah siap lalu taburkan benih kangkung dengan system tidak terlalu dekat tujuannya adalah untuk menghemat kebutuhan benih hanya menghabiskan 80-85 kg per hektar.
    Setelah benih di taman tutup tipis-tipis dengan tanah lalu siram dengan hati-hati. Benih kangkung akan tumbuh sekitar 3-4 hari setelah masa tanam. Control dan lakukan perawatan setiap hari.Apabila kita menjumpai tanaman yang kering dan tumbuhnya kurang lebat segera lakukan penyiraman tanaman.
    Biasanya dalam penanaman kankung harus di lakukan penyiran rutin setiap hari bahkan agar tumbuh dengan bagus pada musim kemarau lakukan penyiraman 2 kali sehari pagi dan sore.
  5. Tahap perawatan
    Tanaman kangkung berbeda dengan sayuran lain kangkung tidak membutuhkan banyak perawatan yang perlu di perhatikan adalah kecukupan air. Selama masa perawatan air harus di pantau 2-3 hari dengan rutin. Baca Juga : Pemupukan Kacang Panjang
    Pupuk susulan perlu atau tidak di berikan tergantung pada kondisi tanaman. Apabila tanaman masih subur berarti waktu pengolahan lahan kebutuhan pupuk masih cukup namun jika tanaman kurang subur dengan ditandai dengan warna daun yang pudar berarti tanaman kurang pupuk.
    Pupuk susulan harus diberikan kepada tanaman yang kurang subur dengan cara melarutkan pupuk urea atau MPK dosis 5 gram pupuk per liter air. Setelah itu segera lakukan penyiangan atau pembersihan rumput agar tidak mengganggu tanaman utama.
    Apabila di ketahui tanaman di serang hama atau ulat sebaiknya jangan lakukan penyemprotan dengan racun pestisida. Pengendalian hama dilakukan penyiangan manual dengan cara memungut satu per satu kemudian dimusnahkan.
    Penyakit Yang Biasa Di Jumpai Pada Tanaman Kangkung
    Penyakit yang biasanya adalah karat putih yang bisa dikendalikan dengan bahan aktif yang bisa kita dapatkan di took pertanian terdekat. Waktu aplikasi pengendali hama dan penyakit ini adalah pagi dan sore.
  6. Tahap Pemanenan
    Kangkung dapat di panen setelah berumur 21-25 hari setelah tanam. Panen dapat dilakukan dengan sekaligus mencabut akarnya. Waktu panen juga sebaiknya di lakukan pagi atau sore hari agar kesegaran tanaman masih terjaga.
    Demikian cara menanam kangkung yang benar, jangan lupa sahabat tani tetap semangat dalam beraktivitas. Semoga berhasil dan berkah.
    Wassalamu’alaikum wr.wb

About Sa Imam

Check Also

Cara Menanam Jambu Mete

Jambu yang memiliki bentuk unik ini berbeda dengan Jambu biasanya. Letak perbedaannya terletak pada bagian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *